Kamis, 04 Desember 2008

Belimbing Asam

BELIMBING ASAM
Averrhoa bilimbi Linn
(Blimbing Wuluh, atau Calincing Wulut)
Tingginya bisa mencapai ± 10m, besarnya sampai bergaris tengah 30 Cm, gampang ditanam dimana – mana. Jenisnya putih dan hijau. Daunnya bersirip ganjil. Berbunga ungu kemerahan, kelopaknya berbulu, benang sarinya 10 helai. Buahnya beruang lima, sebesar buah buni, bulat, dagingnya berair rasanya masam.
Kandungan zat : asam kalium akolat.
Khasiat : Daun : Obat sakit perut, antiperitikum. Batang dan daun muda : obat gondok, penghapus karat dan kotoran karena tinta (dibuat bubur, dicampur bawang), obat encok/reumatik dan bisul (salep daun muda ditambah cengkeh). Buah : memperbanyak pengeluaran empedu, obat ruam dan batuk rejan.

BIDURI

BIDURI
Calotropis giganita R.Br
(Widuri, Saduri, Sidoguri)
Perdu yang tingginya bias mencapai 3 m, mudah tumbuh dimana – mana pada tanah yang tak bergemuk banyak. Batangnya kuat, kulitnya pucat, cabang mudanya berbulu. Permukaan daunnya bagian atas halus, sebaliknya berbulu banyak, lonjong, hijau kebiru – biruan. Bunganya ungu, kepala putik dan sari bersatu. Bijinya berjambul. Getahnya putih, encer, pahit, sepat, mengandung racun. Tumbuhan ini ada yang menamakan Babakoan atau Badori.
Kandungan zat : mudarine (zat pahit), dammar, 1% getah karet, alban, fluavil. Mengandung racun jantung, semacam gitilis (Lewin), seperti calotropis Prosera R.B.
Khasiat : Daun (dilayukan, dicampur kapur sirih) : obat gatal dan gudig,. Getah daunnya memudahkan pengeluaran duri dari kulit. Akar, penawar bisa (dikunyah lalu ditelan), pengurang rasa pegal (dicampur tepung beras dibalurkan pada bagian yang pegal). Di India seringkali dimanfaatkan sebagai obat reumatik dan sakit kusta. Bunga : obat asma, emetikum (peluruh muntah) dan katarh (radang selaput lendir). Getah : obat bisul, sakit gigi, koreng dan sifilis.

Bidara Upas

BIDARA UPAS
Metramia mammosa Hall
(Balnar, Widoru Upas, Hailale)
Adalah tumbuhan merambat yang semua bagiannya bergetah. Batangnya kecil, bulat dan rata. Daunnya bertangkai panjang, berbentuk jantung yang diatasnya menajam, bertepi dan tidak berbulu. Bunganya putih mirip lonceng berdiameter ± 1Dm, kelopaknya hijau sehitar 2 Cm. umbinya panjang dan bulat, biasanya mengumpul 6 – 7 biji, rata – rata sebesar kentang sampai 5 Kg lebih. Warnanya kuning oker, kulit tebal, rasanya agak manis.
Kandungan Zat : Damar
Khasiat : Cairan umbi segar mengobati kencing manis, radang paru – paru, sakit mulut, tenggorokan, mendinginkan tifus, batuk darah.

Beluntas

BELUNTAS
Plucea indica Less
(Luntas, Baruntas, Baluntas)
Adalah perdu tegak yang berdahan banyak, berbulu seperti beludru, tingginya bias mencapai 1m. tumbuhan ini senang hidup di tanah yang panas, kering, keras, dan berbatu – batu, di daerah sekitar 800m diatas permukaan air laut. Dahan – dahan tertinggi berakhir sebagai malai, rata dan berwarna ungu. Daunnya berseling dan bertangkai pendek, panjang berbentuk telur dengan pangkal dan ujung menajam (5cm), berbau harum.
Kandungan zat : -
Khasiat : Daun : Obat demam,bau badan/mulut/keringat, obat penguat tubuh bagi yang baru sembuh dari diare (ditambah dengan legundi dan anggur palma), obat disentri (ditambah adas pulosari, bawang merah, kunyit, temu lawak dan bonze), obat koreng (tambah kapur).

Bawang Sabrang

BAWANG SABRANG
Eleuthorine Americana Merr

(Bawang Siyem atau Teki Sabrang)
Flora tropis asal Amerika Tengah, di Jawa tumbuh pada ketinggian 600 – 1.500m diatas permukaan laut. Berfungsi sebagai penghias halaman atau pagar pinggir jalan. Hidup bergerumbul, tingginya bias mencapa 50 Cm. umbinya panjang, bulat, merah seperti bawang merah, tak berbau sama sekali. Berbatang basah, berdaun hijau, beriga, lebarnya mencapai beberapa jari. Bunganya putih, mekar sore hari, hanya beberapa jam saja. Di daerah lain ada yang menyebutnya bawang kapal, babawangan beureun, luluwa sapi.
Kandungan zat: -
Khasiat : Umbi sebagai diuretikum (obat pembanyak air kemih), purgans (obat pencuci perut) dan emenitikum (obat peluruh muntah). Dipanggang atau perasannya : obat sakit kuning dan sakit kotor. Dicampur adas pulosari dan ditumbuk : obat mencret darah. Air perasannya diminumdibalurkan pada perut si saki. Umbi mentah : obat disentri dan prokitis (radang poros usus). Daun : dicampur dengan bahan – bahan lain dan digiling halus : obat kaum wanita dalam nifas.

Bakung Putih

BAKUNG PUTIH
Crinum asiaticum Linn
(Bhakong atau Bawang Hutan)
Bakung Putih termasuk tanaman liar yang kadang – kadang dimanfaatkan untuk menghias taman. Berbatang basah, kuat, tinggi bias mencapai 1,25 Cm, tumbuh di daerah berketinggian 700 m di atas permukaan air laut – ditempat teduh dan lembab tapi bukan rawa. Masyarakat di beberapa daerah ada yang menyebutnya behong, semur atau bawang brojol.
Kandungan zat : getah umbi lapis : alkaloida = licorine (emiticum).
Khasiat : Akar (segar, kering atau umbi) : peluruh muntah, obat luka beracun (beberapa akar dikunyah, airnya ditelan, ampasnya dibalurkan pada luka). Umbi : diiris kecil – kecil, dipanasi sedikit, lalu diletakkan pada luka sebagai obat borok dan sakit kulit pecah. Daun : digosok dengan minyak kelapa dan dilayukan, lalu lilitkan pada tangan yang bengkak.

Bayam Berduri

BAYAM BERDURI
Amarantus spinosu Linn
(Bayam Ri, Bayam Roda, Tarnyak Lalek)
Bayam berduri punya banyak nama. Dibeberapa daerah disebut juga zawer kotok, senggang cucuk, bayam cikron atau tarnyak duri. Tanaman liar ini berbatang basah, hidup 1 tahun. Tinggi ± 1m. daunnya bertangkai panjang, hijau tua, berbentuk belahketupat atau taji, berseling, bergigi dan rasanya pahit. Bunganya kecil-kecil dan berpucuk lembaga di ketiak, hijau, bundar, mirip telinga, dan mengelembung.
Kandungan zat : Kalisalpeter = KN03
Khasiat : daun (ditumbuk) : obat bisul, sakit dada, brongkitis akut (radang cabang tenggorokan)